Inilah Faktor Paling Mempengaruhi Tenaga Mesin


  15-10-2016

toyotamagelang.com - Dewasa ini banyak di jumpai berbagai macam jenis mobil yang beredar di pasaran dengan kapasitas dan spesifikasi yang berbeda-beda. Meskipun begitu, tak banyak dari pemilik mobil sering merasa kurang puas dengan performa bawaan dari pabrik. Karena merasa kurang puas tersebut, membuat sebagian pemilik mobil merombak mesin mobilnya agar lebih bertenaga dan kencang.

Untuk cara yang dilakukannyapun beragam yang bisa di sesuaikan dengan jenis teknologi yang di gunakan oleh mobil itu sendiri. Biasanya, hal ini didasari dengan teknologi Injection EFI atau masih Karburator. Berikut ini beberapa hal yang bisa anda coba untuk bisa meningkatkan tenaga mesin mobil atau yang biasa di sebut dengan Horse Power mesin pada mobil ada.

Saringan udara (Air Filter)
Tenaga mesin mobil yang pertama di pengaruhi oleh saringan udara yang merupakan salah salah satu elemen penting untuk membuat mobil lebih bertenaga. Mencabut saringan udara memang bisa membuat udara untuk bisa masuk lebih bebas. Namun, untuk udara kotor yang ikut masuk tidak akan tersaring yang nantinya tidak baik untuk mesin mobil. Ada baiknya, anda menggantinya dengan ukuran saringan udara yang lebih besar atau atau menggantinya dengan element penyaring yang tidak terlalu padat guna memungkinkan lebih banyak udara yang masuk sehingga bisa berjalan dengan lancar.

Modifikasi Sistem Pembuangan/Knalpot
Zat sisa yang sudah tidak terpakai memang berakhir pada knalpot yang berperan sebagai saluran pembuangan gas sisa pembakaran. Agar tenaga mesin mobil tetap performa dengan baik, maka jangan anggap remeh hal yang satu ini. Jika anda mengganti system pembuangan dengan jenis free flow, menggunakan pipa besar atau dengan knalpot racing ternyata dapat mengurangi hambatan system pembuangan akibat sisa pembakaran sehingga bisa meningkatkan horsepower mesin.

Memasang Turbocharger
Tenaga mesin mobil yang selanjutnya yaitu memanfaatkan adanya sisa gas pembuangan hasil pembakaran di mesin yang berperan untuk memutar kipas atau turbin pada rumah turbocharger. Meskipun begitu, cara yang satu ini memiliki kekurangan yaitu kekurangan turbo-lag atau keterlambatan reaksi karena terdapat jeda waktu pada saat pedal gas di tekan hingga tecapainya tekanan gas buang yang besar yang berguna untuk memutar turbin, tetapi akan maksimal pada putaran tinggi karena putaran turbin turbo bisa melebihi rpm mesin.

Setting Ulang Karburator
Untuk mesin mobil yang masih menggunakan karburator sebagai pengabut bahan bakar, anda bisa menyetting ulang PJ/MJ atau spuyer guna mendapatkan asupan bahan bakar yang sesuai atau bahkan bisa untuk mengganti karburator dengan venuri yang lebih besar.

Busi dan Bahan Bakar
Busi iridium ternyata berpengaruh pula pada tenaga mesin mobil dan dapat membuat mobil berjalan dengan lebih cepat. Hal ini dikarenakan adanya pembakaran bahan bakar yang lebih sempurna. Anda bisa memilih bahan bakar dengan oktan tinggi serta yang terbebas dari timbal.

Mengganti Chip ECU
Untuk mesin mobil yang sudah menggunakan sistem Injection EFI, anda bisa menggantinya dengan menggati chip ROM dalam engine control unit (ECU) yang bisa untuk meningkatkan tenaga mesin mobil. Hal tersebut tentu dapat menjadikan mesin menjadi lebih efektif karena di lengkapi dengan modifikasi lainnya seperti dalam masukan udara dan system pembuangan yang dapat menghasilkan Piggback.

Berat Mobil
Tak hanya pada performa pada mesin itu sendiri, ternyata tenaga mesin mobil juga di pengaruhi oleh berat mobil itu sendiri. Beban yang terlalu berat justru akan mperlambat laju kendaraan. Namun, bukan berarti anda harus melepas komponen dari bagian mobil itu sendiri. Anda bisa menggantinya dengan sebagian komponen dengan bahan yang lebih ringan.

Informasi Pembelian Mobil Baru Toyota di Magelang.



Tinggalkan Komentar Anda

 Masukkan captcha :